Al-Ikhlas
Al-Ikhlas (Ikhlas)
Makkiyah 4 Ayat
Deskripsi Surah
Surat ini terdiri atas 4 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah sesudah surat An Naas. Dinamakan Al Ikhlas karena surat ini sepenuhnya menegaskan kemurnian keesaan Allah s.w.t.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Wahai Nabi Muhammad, Katakanlah kepada kaum musyrik yang menanyakan sifat dan nasab Allah dengan tujuan mengejek, “Dia lah Allah, Yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia tidak berbilang dalam nama, sifat, dan ketuhanan-Nya.
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
Allah tempat meminta segala sesuatu.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia Maha Pencipta, Mahakaya, dan Mahakuasa. Dia tidak memerlukan yang lain, sedangkan semua makhluk bergantung kepada-Nya.
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dia tidak beranak; tidak ada yang sejenis dengan Allah sehingga bisa menikah dengan-Nya dan melahirkan anak; dan Dia tidak pula diperanakkan karena Dia kekal dan tidak bermula. Sesatlah orang Yahudi yang meyakini ‘Uzair sebagai putra Allah, orang Nasrani yang meyakini Nabi Isa sebagai putra Allah, dan orang musyrik Arab yang meyakini malaikat sebagai putri Allah.
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia, baik dari segi zat, sifat, maupun tidakan-Nya.
Masjid Asy Syuhada