Al-Insyiqaq
Al-Insyiqaq (Terbelah)
Makkiyah 25 Ayat
Deskripsi Surah
Surat Al Insyiqaaq, terdiri atas 25 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Infithaarr. Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan Insyaqqat yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اِذَا السَّمَاۤءُ انْشَقَّتْۙ
Apabila langit terbelah,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Apabila langit yang kukuh itu terbelah ketika Allah menghilangkan keseimbangan di antara benda-benda langit. Terjadilah tabrakan antarbenda langit. Langit pun terbelah lalu digulung dan akhirnya terempas tidak berbekas.
وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۙ
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan langit pada saat itu patuh kepada Tuhan Pencipta dan Pengatur-nya, dan sudah semestinya langit itu patuh, demikian pula alam raya, kepada Tuhan (Lihat: Surah Fussilat/41: 11).
وَاِذَا الْاَرْضُ مُدَّتْۙ
dan apabila bumi diratakan,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan apabila bumi diratakan setelah gunung-gunung tersapu dari tempatnya akibat dahsyatnya kekuatan yang menghempaskannya. Gunung yang besar dan kekar berubah menjadi pasir yang kemudian diterbangkan oleh tiupan angin yang dahsyat, menjadi abu yang beterbangan.
وَاَلْقَتْ مَا فِيْهَا وَتَخَلَّتْۙ
dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan apabila bumi memuntahkan apa saja yang ada di dalamnya, seperti manusia yang terkubur, batuan, dan sebagainya, dan karenanya menjadi kosong bagaikan ibu hamil yang telah melahirkan janinnya.
وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۗ
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan apabila bumi patuh kepada Tuhan yang telah menciptakan-nya, dan sudah semestinya bumi itu dan alam semesta tunduk patuh dalam kekuasaan dan genggaman-Nya. Ketika kejadian-kejadian luar biasa ini tiba, manusia akan mengetahui balasan atas semua perbuatannya.
يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلٰقِيْهِۚ
Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Wahai manusia! Sesungguhnya kamu ketika di dunia telah bekerja keras siang dan malam untuk terus berbuat baik maupun buruk guna menuju kepada Tuhanmu, maka pada akhirnya pasti kamu akan menemui-Nya. Tiap hari yang seseorang lalui pada hakikatnya adalah langkah menuju kematian, menuju pertemuan dengan Tuhannya, berbekal amal masing-masing, lalu Tuhan akan memberinya balasan yang setimpal.
فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖۙ
Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Di hadapan Allah manusia akan terbagi menjadi dua kelompok: kelompok yang berbahagia dan kelompok yang sengsara. Maka adapun orang yang catatan amal-nya diberikan dari sebelah kanannya—mereka adalah orang yang beriman dan berbuat baik,
فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَّسِيْرًاۙ
maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
Tafsir Singkat (Kemenag)
maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah. Amal mereka akan ditampilkan secara sekilas, dan kesalahan mereka tertutup oleh kebaikan.
وَّيَنْقَلِبُ اِلٰٓى اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ
dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan dia akan kembali kepada keluarganya yang sama-sama beriman dengan riang gembira. Segala kecemasan yang mereka rasakan sebelum itu akan sirna. Mereka berbahagia bagaikan pahlawan yang memenangkan peperangan (Lihat: Surah al-Hàqqah/69: 19–20).
وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ وَرَاۤءَ ظَهْرِهٖۙ
Dan adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah belakang,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan adapun orang yang catatan amal-nya diberikan dari sebelah belakang sebagai tanda ketidaksenangan kepada mereka,
فَسَوْفَ يَدْعُوْ ثُبُوْرًاۙ
maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!”
Tafsir Singkat (Kemenag)
maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!” (Lihat: Surah al-Hàqqah/69: 25–29). Dia merasa lebih baik mati daripada harus merasakan menghadapi azab yang akan menimpanya. Itulah balasan bagi mereka yang telah mendustakan rasul, mengingkari Allah, dan berbuat maksiat.
وَّيَصْلٰى سَعِيْرًاۗ
Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan tidak hanya itu, dia juga akan masuk ke dalam api neraka yang menyala-nyala dan kadar panasnya jauh lebih tinggi daripada api dunia.
اِنَّهٗ كَانَ فِيْٓ اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ
Sungguh, dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).
Tafsir Singkat (Kemenag)
Sungguh, dia yang menerima catatan amalnya dari arah belakang dahulu di dunia bergembira di kalangan keluarganya yang kafir. Mereka melampiaskan hawa nafsu dengan kufur dan berbuat maksiat, seakan mereka akan hidup selamanya.
اِنَّهٗ ظَنَّ اَنْ لَّنْ يَّحُوْرَ ۛ
Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
Tafsir Singkat (Kemenag)
Sesungguhnya dia menikmati kekafirannya, merasa leluasa berbuat maksiat, dan mengira bahwa dia tidak akan kembali kepada Tuhan untuk dimintai pertanggungjawaban.
بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ
Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Tidak demikian. Mereka pasti akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya. Sesungguhnya Tuhannya selalu melihat dan mencatat perbuatan-nya, lalu Dia akan membalasnya dengan sangat adil. Perbuatan baik dibalas kebaikan dan perbuatan buruk dibalas dengan siksa.
فَلَآ اُقْسِمُ بِالشَّفَقِۙ
Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Tuhan Mahakuasa di alam semesta. Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja, saat matahari akan terbenam dan cahayanya yang tampak kemerahan masih pendar ke sebagian penjuru langit.
وَالَّيْلِ وَمَا وَسَقَۙ
demi malam dan apa yang diselubunginya,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan Aku pun bersumpah demi malam dan apa yang diselubunginya dengan kegelapan akibat hilangnya cahaya matahari.
وَالْقَمَرِ اِذَا اتَّسَقَۙ
demi bulan apabila jadi purnama,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan Aku bersumpah pula demi bulan apabila jadi purnama, ketika bulan bercahaya penuh sehingga suasana malam menjadi menawan. Perubahan suasana alam menunjukkan adanya kekuatan luar biasa yang mampu mengendalikannya. Dialah Allah Yang Mahakuasa.
لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَنْ طَبَقٍۗ
sungguh, akan kamu jalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).
Tafsir Singkat (Kemenag)
Sungguh, akan kamu jalani kehidupanmu tingkat demi tingkat. Kamu semula berupa nutfah, lalu menjadi alaqah, menjadi mudgah, lalu menerima ruh dari Tuhanmu, terlahir ke dunia, tumbuh dari kanak-kanak hingga dewasa dan tua. Akan kamu rasakan dalam hidupmu berbagai keadaan, dari yang mudah hingga yang sulit. Setelah itu kamu mati, dibangkitkan, dan dipisahkan menjadi dua kelompok: penghuni surga dan penghuni neraka.
فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَۙ
Maka mengapa mereka tidak mau beriman?
Tafsir Singkat (Kemenag)
Setelah melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang begitu nyata, maka mengapa mereka yang kafir itu bersikeras tidak mau beriman kepada Allah, hari kebangkitan, Nabi Muhammad, dan Al-Qur’an?
وَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَ ۗ ۩
Dan apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan mengapa pula apabila Al-Qur’an yang penuh nilai kebenaran dan sastra yang tinggi itu dibacakan kepada mereka, mereka tidak mau bersujud kepada Allah dan tunduk pada ajaran Al-Qur’an, padahal kaum kafir itu selalu menyanjung dan mengagumi karya sastra yang bernilai tinggi?
بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُكَذِّبُوْنَۖ
bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
Tafsir Singkat (Kemenag)
Mereka enggan beriman, bahkan orang-orang kafir itu mendustakan Al-Qur’an dan hari kebangkitan dengan berbagai alasan, seperti dengki kepada Nabi Muhammad, khawatir kehilangan status sosial, atau hanya merasa diri mulia.
وَاللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا يُوْعُوْنَۖ
Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
Tafsir Singkat (Kemenag)
Dan mereka tetap ingkar, padahal Allah lebih mengetahui dengan pasti apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka. Allah akan membuka semua isi hati mereka kelak di hari kiamat.
فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ
Maka sampaikanlah kepada mereka (ancaman) azab yang pedih,
Tafsir Singkat (Kemenag)
Atas pengingkaran mereka terhadap kebenaran yang datang dari Allah, maka sampaikanlah kepada mereka ancaman berupa azab yang pedih di akhirat.
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ ࣖ
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.
Tafsir Singkat (Kemenag)
Demikianlah, Allah akan mengazab orang-orang yang ingkar. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya sebagai anugerah dari Allah dan penghargaan atas perbuatan baiknya.
Masjid Asy Syuhada